Kumpulan Berita
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PLN Indonesia Power dan Bay Group, konglomerasi asal Bangladesh.
PLN Indonesia Power memperluas bisnis energi baru terbarukan ke pasar internasional. Langkah ini dilakukan lewat kerja sama pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Bangladesh. Proyek diperkirakan memiliki potensi kapasitas mencapai 495 megawatt (MW).
Presiden RI Prabowo Subianto meminta dukungan negara-negara ASEAN untuk mewujudkan proyek pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt (GW) yang tengah dikembangkan Indonesia sebagai bagian dari percepatan transisi energi nasional.
Proyek senilai kurang lebih USD80 juta ini merupakan kolaborasi dengan perusahaan asal Arab Saudi, ACWA Power.
Indonesia mempercepat transisi energi dengan menargetkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) hingga 100 gigawatt (GW)
Presiden Prabowo Subianto mendorong percepatan realisasi program pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto dalam keterangannya di hadapan awak media di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, pada Selasa (21/4/2026).
Pemerintah Indonesia mengakselerasi transisi energi dengan membuka peluang investasi hijau yang sangat besar.
Presiden Prabowo Subianto membentuk Satuan Tugas (Satgas) percepatan transisi energi yang dipimpin Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.