Kumpulan Berita

Polres Depok


Megapolitan
26 December 2025

Polisi Ungkap Cara Pelaku Teror Bom Peroleh E-mail 10 Sekolah di Depok

Satuan Reskrim Polres Metro Depok menangkap HRR, pelaku pengirim e-mail teror bom ke 10 sekolah di Kota Depok, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Polisi mengungkap cara HRR mendapatkan daftar alamat e-mail sekolah yang menjadi sasaran teror.

Megapolitan
25 December 2025

Polisi Buru Pacar Pemilik Email Teror Bom ke 10 Sekolah Depok

Polisi mencari pacar dari wanita pemilik email yang menyebarkan teror bom ke 10 sekolah Depok.

Megapolitan
24 December 2025

Polisi Sebut Penyebar Teror Bom di Depok Bukan Korban Pemerkosaan

Polisi menyebutkan, wanita berinisial K pemilik e-mail yang menyebar teror bom ke 10 sekolah bukan korban pemerkosaan.

Megapolitan
23 December 2025
Megapolitan
22 October 2025

Bocah 6 Tahun Tewas dengan Tubuh Penuh Memar dan Luka Bakar Rokok, Begini Kronologinya

Seorang bocah berinisial MA (6) tewas diduga usai dianiaya oleh ibu tiri berinisial RNS (30) di Desa Rawa Panjang, Bojonggede, Kabupaten Bogor.

Megapolitan
16 August 2025

Polisi Tembak Dua Terduga Pelaku Tawuran di Depok

Anggota Tim Perintis Presisi Polres Metro Depok diduga menembak dua orang pelaku tawuran di Jalan Sentosa, Sukmajaya, Kota Depok.

Megapolitan
29 April 2025

Serahkan Diri Usai Bakar Mobil Polisi, Anggota Ormas GRIB Ini Tersenyum 

Pria berinisial TS, salah satu buron terkait kasus pembakaran mobil milik polisi Polres Metro Depok menyerahkan diri. Dia pun masih sempat tersenyum dan nyengir usai menyerahkan diri.

Megapolitan
5 December 2024

Pengasuh Daycare di Depok yang Siram Bayi Pakai Air Panas Terancam Hukuman 8 Tahun Penjara

Unit PPA Satreskrim Polres Metro Depok menangkap pengasuh S (35), yang menyiram air panas terhadap bayi KCB berusia 1 tahun 3 bulan di sebuah Daycare atau penitipan anak di wilayah Pengasinan, Sawangan, Kota Depok.

Megapolitan
4 December 2024

Kronologi Pengasuh Daycare di Depok Siram Bayi 1 Tahun dengan Air Panas

Sementara itu, Kanit PPA Polres Metro Depok, Iptu Dwi Santy Anggraini menyebut bahwa pelaku diduga kesal akibat korban bayi kerap menangis saat hendak dimandikan.