Kumpulan Berita
Rudal tersebut direncanakan akan memiliki jangkauan hingga 500 km.
Ini merupakan serangan paling mematikan Rusia di Ukraina pada 2025.
Serangan ini terjadi beberapa saat setelah kunjungan utusan AS ke Rusia.
Penggunaan Oreshnik diyakini sebagai "pesan" dari Rusia terhadap Ukraina dan Barat.