Kumpulan Berita
BMKG mengoperasikan radar laut canggih berupa teknologi pemantauan mutakhir High Frequency (HF) Radar Array. Pengoperasian radar ini menandai langkah strategis BMKG dalam memperkuat sistem observasi laut nasional, mempercepat peringatan dini tsunami, serta melindungi keselamatan nelayan dan aktivitas pelayaran di wilayah pesisir barat Sumatera.
Berdasarkan hasil analisis, mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik.
Gempa kekuatan M5,1 mengguncang Laut Sulawesi, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, Selasa, 9 Juni 2026, pukul 13.15 WIB.
Peringatan dini tsunami dinyatakan berakhir pascagempa M7,7 di Mindanao, Filipina, pada Senin (8/6/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat tsunami terjadi di 9 wilayah Indonesia dengan ketinggian tsunami mulai dari 0,09 hingga 0,75 meter.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat tsunami terjadi di 9 wilayah Indonesia pascagempa M7,7 di Mindanao, Filipina, pada Senin (8/6/2026). Ketinggian tsunami mulai dari 0,09 hingga 0,75 meter.
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto mengatakan, gempa bumi ini dipicu oleh aktivitas subduksi lempeng Laut Filipina.
Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini berpotensi tsunami di 25 wilayah Indonesia dimana dengan status siaga diantaranya di Minahasa, Bolaangmongondow, Kota Manado.
Sejumlah peristiwa penting tercatat dalam perjalanan sejarah Indonesia maupun dunia yang terjadi setiap tanggal 2 Juni. Mulai dari bencana tsunami yang melanda Banyuwangi, Jawa Timur, hingga momen bersejarah penemuan radio oleh ilmuwan asal Italia, Guglielmo Marconi.