Kumpulan Berita
Jenazah Kopral Dua (Kopda) Rico Pramudian, prajurit yang tergabung dalam Kontingen United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), dijadwalkan tiba di Tanah Air pada Selasa (28/4/2026). Pramudian diketahui diberangkatkan dari Beirut, Lebanon, pada Senin (27/4/2026).
Kontingen United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) menggelar upacara penghormatan untuk mengenang gugurnya prajurit TNI, Kopral Dua (Kopda) Rico Pramudia. Upacara tersebut digelar di Beirut dan dipimpin langsung oleh Kepala Misi sekaligus Komandan UNIFIL, Mayjen Diodato Abagnara.
Kemlu RI menyatakan, serangan terhadap personel pemelihara perdamaian merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang.
Arab Saudi menyatakan soiidaritas dengan pemeirntah dan rakyat Indonesia dalam peristiwa ini.
Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, menyampaikan duka cita atas gugurnya prajurit TNI yang tergabung dalam UNIFIL, Praka Rico Pramudia. Ia meninggal dunia akibat luka yang diderita setelah insiden serangan di Lebanon selatan pada akhir Maret 2026. Guterres juga mendesak Israel untuk menghentikan serangan.
Pemerintah Indonesia memastikan repatriasi jenazah akan dilakukan dengan segera dan penuh penghormatan.
Praka Rico Pramudia meninggal dunia usai mengalami luka berat akibat ledakan artileri dari tank Israel di dekat kota Adchit Al Qusayr pada 29 Maret 2026.
Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menegaskan, sudah ada hasil investigasi awal atau preliminary investigation. Namun, saat ini proses pendalaman masih terus berlangsung.