Kumpulan Berita
Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) melaporkan realisasi penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) rumah subsidi per 11 Juni 2026 telah mencapai 77.532 unit rumah atau 22,15 persen dari target pemerintah tahun ini sebanyak 350.000 unit.
BRI terus memperkuat perannya sebagai bank penyalur utama Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi di Tanah Air.
Purbaya menjadwalkan pertemuan dengan OJK untuk membahas rencana pemutihan atau penghapusan kredit macet di bawah nominal Rp1 juta
Pemerintah menghapus BPHTB dan PBG, membuka peluang lebih besar bagi Gen Z untuk memiliki rumah. Langkah ini meringankan biaya awal dan cicilan, didukung peningkatan kuota subsidi perumahan (FLPP) hingga 350.000 unit di 2025.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berencana menarik anggaran penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) 2026
Presiden Prabowo menargetkan kemiskinan ekstrem turun 0?ngan pendekatan menyeluruh melalui DTSEN. Program Sekolah Rakyat dan bantuan perumahan menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga miskin. Lebih dari 231.000 keluarga telah memanfaatkan FLPP dan Tapera untuk rumah layak huni.
Luas rumah subsidi akan semakin kecil menjadi 18 meter persegi.
Pemerintah menambah kuota rumah subsidi pada program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) 2025