Kumpulan Berita
Kementerian Luar Negeri RI mengatakan bahwa tiga WNI menjadi korban dalam serangan tersebut.
Tujuh anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) di kapal MV Star Janet, mengalami kondisi sulit setelah kapal mereka mengalami kerusakan generator saat berada di Perairan Zhuhai, Provinsi Guangdong, Republik Rakyat Tiongkok (RRT).
Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, menyatakan akan berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) untuk pembebasan 4 ABK WNI, yang bekerja di kapal tanker MT Honour 25 yang disandera oleh perompak di perairan Somalia sejak 21 April 2026.
Kemlu mengungkapkan bahwa seluruh WNI yang disandera dalam keadaan sehat.
Atase Pertahanan (Athan) RI di Abuja telah menjemput keempat ABK tersebut dan saat ini berada di Lagos, Nigeria.
Kapal berbendera China itu dibajak oleh perompak di Peraian Bandarbeyla, Puntland, Somalia, pada 31 Desember 2025 lalu.
Bajak laut menculik sembilan awak, sementara enam lainnya ditinggalkan di kapal.
Upaya pemadaman api dan pencarian korban masih berlansung.