Kumpulan Berita
Filipina menggunakan alat utama sistem senjata (alutsista) buatan produk Indonesia
Saat kepemimpinan Soekarno, kekuatan militer Indonesia telah mendapat pengakuan dunia.
Modernisasi alutsista jadi salah satu fokus utama Ganjar-Mahfud di bidang pertahanan jika memenangi Pilpres 2024.
Menurut Agus, apabila memesan alutsista maka kemungkinan barangnya 5 tahun lagi baru datang.
Ketergantungan pada produk luar dan praktik impor harus diperhatikan dengan serius.
Anggaran besar yang digunakan Kementerian Pertahanan untuk membeli Alutsista bekas
Rudal Vympel R-73 telah teruji sejak era Perang Dingin dan terus mengalami pengembangan
Perang hibrida merupakan kombinasi perang konvensional, asimetris, hingga perang informasi.