Kumpulan Berita
TNI Angkatan Udara menambah kekuatan alat utama sistem senjata (alutsista) dengan menerima satu unit pesawat angkut NC-212i bernomor ekor A-2119. Kehadiran armada baru ini bertujuan memperkuat kemampuan operasional Grup 1 Angkut melalui Skadron Udara 4.
Viral di media sosial memperlihatkan sebuah video yang menampilkan deretan kendaraan lapis baja terparkir di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Unggahan tersebut disertai narasi yang mengaitkan keberadaan alutsista itu dengan isu pengamanan menghadapi gelombang aksi massa pada Agustus 2026.
Indonesia telah menerima hibah kapal induk Giuseppe Garbaldi dari Italia.
Penguatan anggaran mencakup pertahanan udara, laut, hingga darat sebagai bagian dari upaya menjaga kedaulatan wilayah Indonesia.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan, bahwa Indonesia tidak memiliki kepentingan lain selain menjaga kedaulatan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Presiden Prabowo Subianto menyerahkan alat utama sistem persenjataan (alutsista) strategis kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) guna memperkuat postur pertahanan udara Indonesia secara komprehensif. Usai prosesi penyerahan, Prabowo sempat meninjau kokpit pesawat Dassault Rafale hingga sejumlah misil buatan Prancis tersebut.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan penambahan 6 jet tempur Dassault Rafale, 1 pesawat Airbus A400M Atlas MRTT, 4 pesawat Dassault Falcon 8X, serta Radar GCI GM403 menjadi tonggak peningkatan pertahanan. Penyerahan alat utama sistem persenjataan (alutsista) itu kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) dilakukan di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma Air Base.
Kedatangan berbagai mesin perang ini untuk memperkuat alat utama sistem persenjataan (alutsista) Indonesia dan menjadi penjaga langit Nusantara.