Kumpulan Berita
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berencana menarik utang baru Rp781,86 triliun pada 2026.
Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 5,4% pada 2026, memicu perdebatan. Ekonom ragu target tercapai karena ketidakpastian global. Pemerintah optimis melalui transformasi ekonomi dan fiskal yang sehat.
Presiden Prabowo Subianto hapus tantiem dan pangkas jumlah direksi & komisaris BUMN. Langkah ini bertujuan efisiensi anggaran, perbaikan tata kelola, dan hindari akal-akalan. Komisaris bisa kantongi Rp40 miliar setahun hanya dengan rapat sekali sebulan.
Pemerintah menargetkan penerimaan dari pajak sebesar Rp2.357 triliun atau naik 13,5 persen pada 2026. Ada pajak baru?
Presiden Prabowo Subianto telah menyampaikan pidato soal RAPBN Tahun Anggaran 2026 beserta nota keuangannya
Pemerintah mengalokasikan Rp402 triliun untuk mewujudkan ketahanan energi di 2026.
Presiden Prabowo Subianto mengalokasikan Rp335 triliun untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di tahun 2026. Program ini bertujuan membangun generasi unggul dengan menghilangkan stunting dan menjangkau 82,9 juta orang, termasuk siswa, ibu hamil, dan balita, serta memberdayakan UMKM dan ekonomi lokal.
RAPBN 2026 direncanakan sebesar Rp3.786,5 triliun, meningkat 7,3 persen dari perkiraan APBN 2025 yang sebesar Rp3.527,5 triliun.