Kumpulan Berita
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas menyatakan, umat Islam sudah terbiasa dengan perbedaan pendapat. Salah satu yang mencolok adalah terkait pandangan empat mazhab.
Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar menyatakan, akan berupaya menyatukan metode penetapan 1 Ramadhan. Dalam hal ini, Kementerian Agama (Kemenag) akan menjadi fasilitator bagi seluruh organisasi masyarakat (ormas) Islam di Indonesia untuk duduk bersama membahasnya.
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH M Cholil Nafis, memperkirakan awal Ramadhan 1447 H berpotensi berbeda di antara umat Islam di Indonesia. Ia pun mengajak agar perbedaan awal ibadah puasa ini tidak disikapi sebagai perpecahan, melainkan sebagai momen untuk saling belajar.
Kriteria MABIMS telah menetapkan imkanur rukyat yang dianggap memenuhi syarat apabila posisi hilal mencapai ketinggian 3 derajat dengan sudut elongasi 6,4 derajat.
Mengingat posisi ketinggian hilal telah melebihi kriteria yang ditetapkan MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).
Presiden Masyarakat Astronomi Jeddah, Majed Abu Zahra, mengatakan 1 Ramadhan 1446 Hijriah jatuh pada 1 Maret 2025. Hal ini berdasarkan perhitungan astronomi.