Kumpulan Berita
Fenomena tersebut muncul akibat awan cumulonimbus yang terbentuk saat kondisi cuaca ekstrem.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi bahaya awan cumulonimbus yang dapat mengganggu aktivitas penerbangan di sejumlah wilayah Indonesia hingga 7 Februari 2025.