Kumpulan Berita
Presiden Prabowo Subianto akan meluncurkan BBM jenis baru yakni B50 pada Kamis, 9 Juli 2026.
Biosolar Industri B50 untuk pertama kalinya disalurkan dari Fuel Terminal Indonesia Bulk Terminal (IBT) Pulau Laut, Kalimantan Selatan, kepada sektor industri pada 2 Juli 2026. Penyaluran ini menjadi bagian dari implementasi program mandatori B50 yang ditetapkan pemerintah.
Pelaku usaha angkutan tidak memiliki banyak pilihan selain menyesuaikan diri apabila kebijakan tersebut tetap diterapkan pemerintah.
Peningkatan kandungan fatty acid methyl ester (FAME) dari 40 persen menjadi 50 persen tidak berdampak pada harga di tingkat konsumen.
Peningkatan kandungan fatty acid methyl ester (FAME) dari 40 persen menjadi 50 persen tidak akan berdampak pada harga di tingkat konsumen.
Presiden Prabowo Subianto memperkirakan Indonesia tidak lagi melakukan impor BBM dalam 3 hingga 4 tahun mendatang.
Implementasi kebijakan BBM B50 dimulai pada 1 Juli 2026. Kebijakan BBM B50 berpotensi menghemat devisa negara hingga Rp157,28 triliun.