Kumpulan Berita
Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Eddy Martono menyebutkan bahwa penerapan B50 berpotensi memangkas devisa negara hingga Rp190 triliun.
Pemerintah menegaskan bahwa implementasi program mandatori biodiesel B50 tidak hanya berdampak pada sektor energi dan fiskal, tetapi juga berpotensi besar dalam meningkatkan penyerapan tenaga kerja nasional.
Pemerintah tidak akan lagi melakukan impor solar pada Juli 2026. Hal ini seiring pengembangan bioetanol (E20) dan biodiesel 50 persen atau B50.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya mendorong pemanfaatan energi alternatif sekaligus memperkuat hilirisasi inovasi di sektor pertanian.
Bahlil melaporkan progres uji coba biodiesel 50 persen (B50) mencapai 70 persen. Bahan bakar campuran CPO ini ditargetkan berjalan pada 1 Juli 2026.
Pemerintah mengeluarkan delapan strategi untuk menghemat energi di tengah tekanan pasokan minyak akibat konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Pemerintah terus menggenjot hilirisasi komoditas sawit menjadi biodiesel B50. Langkah menghentikan ketergantungan terhadap impor solar.
Program B50 dirancang untuk menutup sisa kuota impor yang masih ada di bawah kebijakan B40 saat ini.