Kumpulan Berita
Badan Gizi Nasional (BGN) mengkaji efisiensi anggaran menyusul antisipasi dampak gejolak dunia saat ini.
Program MBG menjadi salah satu langkah strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia
Badan Gizi Nasional (BGN) mempercepat penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk menjamin keamanan pangan. BGN menegaskan kualitas makanan tidak hanya ditentukan oleh bahan yang digunakan, tetapi cara pengolahan, penyimpanan, dan penyajiannya.
BGN buka suara soal menu MBG saat Ramadhan yang dinilai menyimpang dari ketentuan anggaran. Masyarakat juga menilai menu MBG belum memenuhi AKG.
BGN menghentikan sementara operasional 47 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).
BGN buka-bukaan soal insentif Rp6 juta per hari bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).
BGN menegaskan bahwa anggaran bahan makanan dalam program MBG ditetapkan sebesar Rp8.000-Rp10.000 per porsi, bukan Rp15.000 seperti yang beredar.
BGN menegaskan keracunan massal yang melibatkan puluhan warga di Desa Trirejo bukan disebabkan oleh program Makan Bergizi Gratis (MBG)