Kumpulan Berita

Badan Gizi Nasional


Hot Issue
11 May 2026

Respons Purbaya soal Pejabat Dicopot Imbas Anggaran Motor Makan Bergizi Gratis

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan kembali melantik pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Adapun pejabat sebelumnya dicopot imbas adanya temuan "kebobolan" anggaran pengadaan motor untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Hot Issue
6 May 2026

Viral Siswa Dikeluarkan dari Sekolah karena Kritik MBG, BGN Buka Suara

Media sosial diramaikan dengan kabar siswa SDN 01 Banjaranyar, Kabupaten Pemalang dikeluarkan dari sekolah usai orang tuanya mengkritik program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Inspirasi Bisnis
29 April 2026

SPPG Dapat Jatah Rp1 Miliar, Kepala BGN Sebut Perputaran Dana MBG Tembus Rp6 Triliun per Bulan

Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkapkan dampak ekonomi hingga perputaran dana dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan.

Hot Issue
26 April 2026

Kepala BGN soal Anggaran Video Conference Rp5,7 Miliar untuk Program MBG

Badan Gizi Nasional (BGN) menjelaskan terkait pengadaan layanan video conference senilai Rp5,7 miliar untuk periode April hingga Desember 2026.

Hot Issue
23 April 2026

19.000 Sapi untuk MBG, Kepala BGN: Hanya Pengandaian

Kepala BGN Dadan Hindayana memberi penjelasan soal pernyataan kebutuhan hingga 19.000 ekor sapi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Nasional
20 April 2026

DPR Usul Program MBG Masuk dalam Undang-Undang

Yahya mengatakan bahwa MBG merupakan instrumen strategis pembangunan sumber daya manusia.

Hot Issue
13 April 2026

Kepala BGN Bantah Pengadaan Laptop 32 Ribu Unit dan Alat Makan MBG Rp4 Triliun 

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana membantah adanya informasi pengadaan laptop, dan alat makan Rp4 triliun.

Hot Issue
13 April 2026

Soal Anggaran Jasa EO Rp113 Miliar, Ini Penjelasan Kepala BGN

Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan penjelasan soal anggaran jasa Event Organizer (EO) sebesar Rp113 miliar yang saat ini tengah menjadi sorotan. Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyebut penggunaan jasa EO merupakan suatu kebutuhan bagi lembaganya yang masih dalam tahap awal pembentukan.