Kumpulan Berita
Badan Gizi Nasional (BGN) menginstruksikan seluruh pengelola dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk menempelkan stiker batas waktu konsumsi pada setiap wadah makanan (ompreng).
Badan Gizi Nasional (BGN) mendeteksi adanya ratusan dapur pengolah program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai wilayah Indonesia yang terindikasi tidak layak dan tidak higienis. Pengelola dapur-dapur tersebut kini terancam penutupan operasional secara permanen jika tidak segera memenuhi standar kebersihan yang telah ditetapkan.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, menyampaikan permohonan maaf kepada publik dan para korban insiden keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di sejumlah daerah dalam waktu belum ada sebulan menjabat.
Sudaryono membuka wacana pembentukan Dewan Pengawas BGN yang diisi oleh kalangan profesional di bidang gizi serta kesehatan.
Sudaryono membahas perluasan program MBG ke daerah 3T.
Sudaryono mengatakan bahwa BGN ingin membangun budaya terbuka dan transparan.
Pucuk pimpinan Kepala Badan Gizi (BGN) berganti, dari Nanik S Deyang menjadi Sudaryono. Nanik mengundurkan diri dari Kepala BGN.
Sudaryono menggantikan Nanik Sudaryati Deyang yang mundur karena masalah kesehatan.