Kumpulan Berita
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan kejadian banjir melanda wilayah Kabupaten Karawang dan Kota Bekasi, akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur, pada Minggu 18 Januari 2026. Hingga saat ini, ribuan warga di Karawang terpaksa mengungsi, sementara satu warga di Bekasi dilaporkan meninggal dunia.
Tanggul Sungai Citarum jebol di Kampung Bendungan, RT 03/05, Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Senin 19 Januari 2026 malam.
Bencana hidrometeorologi berupa banjir masih meluas di wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Hingga Senin (19/1/2026), tercatat sebanyak 22.724 kepala keluarga (KK) terdampak banjir, sementara 5.344 jiwa terpaksa mengungsi akibat genangan air yang merendam permukiman warga.
Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bekasi sejak Sabtu (17/1/2026) hingga Minggu (18/1/2026), memicu banjir di sejumlah kecamatan. Hujan deras yang turun hampir tanpa jeda menyebabkan sedikitnya lima kecamatan terdampak genangan air.
Hujan deras menyebabkan sejumlah lokasi di Kota Bekasi, Jawa Barat terendam banjir pada Senin (4/8/2025). Ada enam perumahan terdampak banjir.
Hujan deras mengguyur kawasan Kota Bekasi, Jawa Barat pada Senin (4/8/2025). Sejumlah lokasi dilaporkan tergenang banjir, salah satunya di Jalan Raya Jatiwaringin, Pondok Gede, Bekasi.
Banjir setinggi 1,5 meter kembali melanda permukiman warga di Kampung Kaliulu, Desa Karangraharja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Senin malam, 8 Juli 2025.
Banjir merendam permukiman Bumi Nasio Indah, Jati Asih dan Kompleks Dosen IKIP, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Senin (7/7/2025).