Kumpulan Berita
Sirine tersebut berbunyi saat sensor mendeteksi luapan air sudah berada di atas batas aman (status Siaga).
Hujan deras yang mengguyur Kota Bekasi, Jawa Barat menyebabkan sejumlah ruas jalan tergenang banjir pada Kamis (22/1/2026).
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan kejadian banjir melanda wilayah Kabupaten Karawang dan Kota Bekasi, akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur, pada Minggu 18 Januari 2026. Hingga saat ini, ribuan warga di Karawang terpaksa mengungsi, sementara satu warga di Bekasi dilaporkan meninggal dunia.
Bencana hidrometeorologi berupa banjir masih meluas di wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Hingga Senin (19/1/2026), tercatat sebanyak 22.724 kepala keluarga (KK) terdampak banjir, sementara 5.344 jiwa terpaksa mengungsi akibat genangan air yang merendam permukiman warga.
Idham menjelaskan, lansia itu sempat berhasil dievakuasi warga tak lama setelah terseret banjir. Nahas, nyawanya tak sempat terselamatkan.
Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bekasi sejak Sabtu (17/1/2026) hingga Minggu (18/1/2026), memicu banjir di sejumlah kecamatan. Hujan deras yang turun hampir tanpa jeda menyebabkan sedikitnya lima kecamatan terdampak genangan air.
Hujan deras mengguyur kawasan Kota Bekasi, Jawa Barat pada Senin (4/8/2025). Sejumlah lokasi dilaporkan tergenang banjir, salah satunya di Jalan Raya Jatiwaringin, Pondok Gede, Bekasi.
Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bekasi sejak Senin, 7 Juli 2025 sore, menyebabkan dua desa di Kecamatan Cikarang Utara, Tanjungsari dan Karangraharja terendam banjir hingga mencapai ketinggian 150 sentimeter atau 1,5 meter.