Kumpulan Berita
BNPB mencatat hampir 150 ribu rumah rusak akibat banjir dan tanah longsor yang terjadi di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat adanya penambahan jumlah korban meninggal dunia akibat banjir dan tanah longsor tiga provinsi di Pulau Sumatera.
Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menegaskan bahwa NU terus berkomitmen membantu korban bencana Sumatera.
Deputi Bidang Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Guswanto, mengatakan curah hujan yang masih tinggi di Aceh menjadi salah satu faktor yang perlu diantisipasi pascabanjir.
Kendala di lapangan tidak hanya disebabkan banjir, tetapi juga keterbatasan jaringan listrik yang sejak awal belum menjangkau sejumlah desa.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan, bahwa pelajaran penting dari bencana yang terjadi di sejumlah wilayah di Sumatera adalah perlunya negara bersikap tegas, dalam mengelola sumber daya alam serta tidak tunduk pada kepentingan segelintir pihak, termasuk korporasi.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk menindak tegas pelanggaran di sektor kehutanan.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan ada satu korporasi yang diduga terlibat dalam kasus dugaan tindak pidana pembalakan liar di wilayah Sumatera Utara (Sumut).