Kumpulan Berita
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum perkembangan situasi dan penanganan bencana di sejumlah wilayah Indonesia, pada periode Minggu (24/5/2026) pukul 07.00 WIB hingga Senin (25/5/2026) pukul 07.00 WIB. Berdasarkan data yang dihimpun, kejadian hidrometeorologi basah masih tercatat pada periode tersebut.
Dari jumlah keseluruhan, Kelurahan Kampung Melayu menjadi wilayah dengan jumlah RT paling banyak terendam banjir. Tercatat hingga pukul 09.00 WIB masih terdapat 16 RT yang terdampak.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat 26 RT di Ibu Kota masih terendam banjir pada Senin (25/5/2026) hingga pukul 09.00 WIB. Jumlah RT yang masih terendam banjir tersebut berada di Jakarta Timur.
Selain normalisasi Situ Bulakan dan Sungai Cirarab, Pemkot Tangerang juga tengah berkoordinasi terkait penanganan Kali Angke di wilayah timur Kota Tangerang.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum sejumlah kejadian bencana yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia dalam 24 jam terakhir, sejak Senin (18/5) hingga Selasa (19/5) pukul 07.00 WIB. Bencana hidrometeorologi basah seperti banjir masih menjadi perhatian pemerintah daerah selama periode tersebut.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengimbau masyarakat dan pemerintah derah untuk selalu siaga dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi basah. Misalnya, seperti banjir, longsor, angin kencang.
Banjir yang dipicu hujan lebat melanda Kabupaten Buton Utara, membuat empat desa terdampak, yakni Desa Wacu Laea di Kecamatan Kulisusu, Desa Lamoahi di Kecamatan Kulisusu Utara, Desa Wantulasi di Kecamatan Wakorumba Utara, dan Desa Lapandewa di Kecamatan Kulisusu Barat, pada Jumat 8 Mei 2026.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan hujan deras disertai angin kencang menyebabkan banjir di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Jumat 8 Mei 2026.