Kumpulan Berita
Sebanyak 150 kepala keluarga (KK) dan 150 rumah terdampak banjir bandang di Tapanuli Utara.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 814 kejadian bencana melanda sejumlah wilayah di Indonesia periode 1 Januari-24 April 2026. Dalam laporannya, bencana hidrometeorologi basah, khususnya banjir dan cuaca ekstrem, masih mendominasi.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat kejadian bencana pada periode 22-23 April 2026. Hasil pencatatan menunjukkan bahwa bencana hidrometeorologi masih mendominasi kejadian di Tanah Air.
Sebanyak 18 RT di Jakarta Timur juga masih terdampak banjir dengan ketinggalan air 30-100 cm.
Akses jalan yang menghubungkan Jalan Cinere, Depok dengan Pondok Cabe, Tangerang Selatan (Tangsel), masih terputus hingga Senin (20/4/2026) siang. Hal ini disebabkan jembatan penghubung dua wilayah tersebut masih tergenang banjir imbas meluapnya Kali Pesanggrahan.
Banjir kembali melanda permukiman warga di Kebon Pala, Jakarta Timur pada Senin (20/4/2026). Ketinggian banjir sempat mencapai 175 cm.
Wilayah Jakarta Timur menjadi yang paling terdampak dengan terdapat genangan di 15 RT.
Banjir di Grobogan berdampak terhadap 475 kepala keluarga dengan 475 unit rumah terdampak.