Kumpulan Berita
Anomali cuaca masih mewarnai musim kemarau di Indonesia. Di saat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mendominasi kejadian bencana, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat banjir terjadi di Kabupaten Aceh Utara, Aceh, yang mengakibatkan empat jembatan hanyut dan memutus akses antardesa.
Banjir dipicu hujan lebat yang mengguyur wilayah Tapanuli Tengah pada Sabtu, 18 Juli 2026 pukul 15.30 WIB, mengakibatkan Sungai Aek Si Laga-laga meluap dan merendam permukiman warga. Berdasarkan data sementara, sebanyak 300 jiwa terdampak banjir ini.
Ketinggian air dilaporkan mula berangsur surut pada Minggu, 19 Juli.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengapresiasi masyarakat yang swadaya memperbaiki ruas Jalan Enang-Enang di Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Jalan tersebut rusak parah akibat banjir dan tanah longsor yang terjadi pada akhir November 2025.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi banjir pesisir (rob) yang berpotensi melanda sejumlah wilayah pesisir Indonesia pada 8 hingga 22 Juli 2026.
Banjir melanda Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Kamis 11 Juni 2026. Tingginya curah hujan menyebabkan debit air sungai meningkat dan meluap hingga merendam permukiman warga.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum laporan kejadian bencana pada periode dua hari terakhir, Rabu hingga Kamis, 27-28 Mei 2026. Sejumlah peristiwa bencana dari dampak cuaca ekstrem yang ditandai dengan intensitas curah hujan rendah, hingga tinggi dan dapat disertai petir serta angin kencang akibat fenomena peralihan musim kemarau terjadi di sebagian wilayah Jawa Barat dan Kalimantan Selatan.
Banjir bandang juga melanda sejumlah wilayah lain di Indonesia, termasuk Gorontalo.