Kumpulan Berita
Istana melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas terjadinya banjir di sejumlah ruas jalan Jakarta dalam beberapa hari terakhir.
Hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya pada Kamis (22/1/2026) menyebabkan banjir di 132 RT dan 22 ruas jalan. Jumlah ini merupakan data yang dimutakhirkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta hingga pukul 20.00 WIB.
Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit leptospirosis atau yang dikenal sebagai penyakit kencing tikus, terutama di tengah musim hujan dan banjir yang kerap melanda sejumlah wilayah.
Banjir kembali merendam ruas Jalan DI Panjaitan, Cawang, Jakarta Timur setelah hujan angin menerjang. Padahal, sebelumnya sempat surut sekira pukul 15.00 WIB.
Hujan deras yang mengguyur Jakarta menyebabkan sejumlah ruas jalan terendam banjir. Imbas hal tersebut, bus Transjakarta melakukan penyesuaian rute.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan, penyebab banjir di wilayah Jabodetabek tidak hanya dipicu tingginya curah hujan.
Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajarannya untuk membuat grand design atau rancangan besar guna menyelesaikan masalah banjir di Pulau Jawa.
BPBD DKI Jakarta mencatat 45 Rukun Tetangga (RT) di Jakarta terendam banjir setelah hujan deras mengguyur pada Kamis (22/1/2026) hingga pukul 15.00 WIB.