Kumpulan Berita
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai upaya mitigasi dampak cuaca ekstrem dan potensi bencana hidrometeorologi di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat hingga Minggu (18/1/2026) sore, sebanyak 45 RT dan 21 ruas jalan di Jakarta masih tergenang banjir. Selain itu, hujan deras juga menyebabkan lima pohon tumbang di sejumlah wilayah.
Ruas Tol Sedyatmo hingga saat ini masih terdampak banjir. Pengendara diimbau untuk menggunakan jalur alternatif, khususnya bagi pengguna jalan yang menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten.
Walikota Jakarta Utara, Hendra Hidayat mengatakan, 80% wilayah Jakarta Utara terendam banjir. Saat ini, bersama berbagai pihak, pemerintah daerah bergerak menangani banjir dengan memaksimalkan rumah pompa serta 72 unit pompa mobile.
Warga RT 12 RW 06, Kelurahan Serdang, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, dihebohkan dengan penemuan seekor ular sanca sepanjang sekitar tiga meter, saat banjir melanda kawasan tersebut, Minggu (18/1/2026).
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan banjir di wilayah Jawa Tengah (Jateng) terus meluas. Selain tiga wilayah yang menjadi atensi BNPB, yakni Kabupaten Pati, Jepara, dan Kudus, banjir juga melanda Kabupaten Batang, Pemalang, Pekalongan, Magelang, dan Banyumas.
Permukiman Kebon Pala RW 4 dan RW 5, Kampung Melayu, Jakarta Timur, kembali dilanda banjir pada Minggu (18/1/2026). Peristiwa ini menjadi banjir kedua yang terjadi di kawasan tersebut dalam sepekan terakhir.
Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bekasi sejak Sabtu (17/1/2026) hingga Minggu (18/1/2026), memicu banjir di sejumlah kecamatan. Hujan deras yang turun hampir tanpa jeda menyebabkan sedikitnya lima kecamatan terdampak genangan air.