Kumpulan Berita
Memiliki rumah yang aman dan nyaman masih menjadi tantangan bagi sebagian keluarga prasejahtera di Indonesia. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menjalankan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi masyarakat yang membutuhkan.
Implementasi tersebut mencakup aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola yang menjadi pertimbangan dalam menjalankan serta mengembangkan bisnis.
Angka tersebut tumbuh 40,8% secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan perolehan Rp1,70 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) mulai menjajaki opsi pembelian kembali saham (buyback) guna mendukung program kepemilikan saham bagi karyawan. Penyesuaian aksi korporasi ini direncanakan masuk dalam revisi Rencana Bisnis Bank (RBB) mendatang, menyusul dorongan dari Danantara untuk memaksimalkan nilai bagi pemegang saham di tengah fundamental perusahaan yang solid.
Meningkatkan volume transaksi nasabah, serta memperkuat sumber pendapatan berkelanjutan (fee-based income) di tengah kondisi persaingan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) resmi mengumumkan perubahan susunan pengurus perusahaan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung Kamis (23/4/2026). Perubahan ini mencakup pengangkatan kembali sejumlah direksi serta pengisian posisi di jajaran Dewan Komisaris guna memperkuat struktur kepemimpinan perseroan.
Kerja sama ini bertujuan memperluas akses layanan keuangan serta mendukung inklusi keuangan di Indonesia
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mencatatkan laba bersih mencapai Rp1,1 triliun, tumbuh 22,6 persen yoy di kuartal I-2026. Kinerja keuangan di paruh awal tahun ditopang secara kuat dari sektor pembiayaan perumahan, termasuk KPR subsidi.