Kumpulan Berita
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) mulai menjajaki opsi pembelian kembali saham (buyback) guna mendukung program kepemilikan saham bagi karyawan. Penyesuaian aksi korporasi ini direncanakan masuk dalam revisi Rencana Bisnis Bank (RBB) mendatang, menyusul dorongan dari Danantara untuk memaksimalkan nilai bagi pemegang saham di tengah fundamental perusahaan yang solid.
Meningkatkan volume transaksi nasabah, serta memperkuat sumber pendapatan berkelanjutan (fee-based income) di tengah kondisi persaingan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) resmi mengumumkan perubahan susunan pengurus perusahaan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung Kamis (23/4/2026). Perubahan ini mencakup pengangkatan kembali sejumlah direksi serta pengisian posisi di jajaran Dewan Komisaris guna memperkuat struktur kepemimpinan perseroan.
Kerja sama ini bertujuan memperluas akses layanan keuangan serta mendukung inklusi keuangan di Indonesia
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mencatatkan laba bersih mencapai Rp1,1 triliun, tumbuh 22,6 persen yoy di kuartal I-2026. Kinerja keuangan di paruh awal tahun ditopang secara kuat dari sektor pembiayaan perumahan, termasuk KPR subsidi.
Model proses terintegrasi yang dirancang untuk mempercepat layanan, meningkatkan kapasitas, serta menjaga kualitas portofolio kredit
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) membidik pembiayaan rumah rendah emisi hingga 20.000 unit pada tahun 2026. Perseroan juga meningkatkan porsi pembiayaan berkelanjutan sebagai wujud komitmen perseroan dalam menerapkan praktik perbankan yang ramah lingkungan (green banking) demi mendukung pertumbuhan bisnis di masa depan dan mengurangi emisi karbon yang berdampak pada perubahan iklim.
Strategi pertumbuhan agresif ini didorong oleh penguatan struktur modal serta serangkaian rencana aksi korporasi besar guna memperluas jangkauan bisnis perseroan.