Kumpulan Berita
Penetapan akhir besaran nilai dividen tersebut sepenuhnya berada di tangan para pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mempertahankan peringkat tertinggi idAAA dengan outlook stable dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Peringkat yang telah diraih sejak 2023 tersebut, berlaku untuk periode 4 September 2026 hingga 1 September 2027.
Perubahan tersebut diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Menara BTN
Pada periode yang sama, aset BTN mencapai Rp545 triliun, kredit dan pembiayaan Rp418 triliun, serta dana pihak ketiga (DPK) Rp433 triliun.
Memiliki rumah yang aman dan nyaman masih menjadi tantangan bagi sebagian keluarga prasejahtera di Indonesia. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menjalankan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi masyarakat yang membutuhkan.
Implementasi tersebut mencakup aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola yang menjadi pertimbangan dalam menjalankan serta mengembangkan bisnis.
Jumlah dana SAL yang saat ini dikelola BTN telah mencapai Rp38 triliun.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) mulai menjajaki opsi pembelian kembali saham (buyback) guna mendukung program kepemilikan saham bagi karyawan. Penyesuaian aksi korporasi ini direncanakan masuk dalam revisi Rencana Bisnis Bank (RBB) mendatang, menyusul dorongan dari Danantara untuk memaksimalkan nilai bagi pemegang saham di tengah fundamental perusahaan yang solid.