Kumpulan Berita
Bank Indonesia (BI) mengatakan komitmennya untuk tidak hanya mengembangkan Rupiah Digital, tetapi juga meluncurkan sekuritas digital bank sentral. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya BI dalam memperkuat tiga pilar utama keuangan digital.
Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa lembaga pemeringkat Rating and Investment Information, Inc. (R&I) pada 24 Oktober 2025 mempertahankan Sovereign Credit Rating (SCR) Republik Indonesia pada peringkat BBB+, dua tingkat di atas investment grade, dengan outlook stabil.
Bank Indonesia (BI) berencana menerbitkan instrumen surat berharga baru bernama BI-FRN (Floating Rate Note) sebagai bagian dari upaya memperdalam pasar keuangan sekaligus meningkatkan efektivitas transmisi kebijakan moneter ke sektor riil.
Bank Indonesia (BI) meminta perbankan nasional untuk segera menurunkan suku bunga kredit menyusul penurunan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar total 150 basis poin sejak September 2024.
Bank Indonesia (BI) menilai penurunan suku bunga di perbankan masih berjalan lambat, meskipun bank sentral telah melakukan pelonggaran kebijakan moneter secara agresif dan Pemerintah telah menempatkan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) di bank. BI meminta perbankan untuk mempercepat transmisi pelonggaran suku bunga.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan meskipun pertumbuhan kredit perbankan sedikit meningkat pada September 2025, lajunya masih perlu ditingkatkan secara signifikan untuk menopang pertumbuhan ekonomi nasional.
Chief Economist Permata Bank Josua Pardede memproyeksikan Bank Sentral AS atau The Fed akan memangkas suku bunganya sebesar 50 basis poin (bps) di sisa akhir tahun 2025.
Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa Indonesia pada akhir Juli 2025 tercatat sebesar USD152,0 miliar, turun dibandingkan posisi pada akhir Juni 2025 sebesar USD152,6 miliar.