Kumpulan Berita
Bank Indonesia (BI) kembali memangkas suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 25 bps menjadi 4,75?lam RDG September 2025. Langkah ini diharapkan dapat memacu pertumbuhan ekonomi dan menjaga stabilitas rupiah, melanjutkan tren penurunan sejak awal tahun.
Bank Indonesia (BI) mencatat penurunan Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia menjadi USD 432,5 miliar pada Juli 2025. Perlambatan pertumbuhan ULN sektor publik dan penguatan dolar AS menjadi faktor utama. Pemerintah berkomitmen mengelola ULN secara hati-hati untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.
LPS memperingatkan potensi kekosongan pimpinan jika pemilihan Dewan Komisioner baru tidak selesai sebelum 23 September 2025. Proses pengambilan keputusan strategis, terutama terkait resolusi bank, bisa terhambat. Prioritas diberikan pada pemilihan anggota internal.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengalihkan Rp200 triliun dana pemerintah dari Bank Indonesia ke lima bank besar melalui skema deposit on call. Dana ini likuid dan dapat ditarik kapan saja, bertujuan menjaga likuiditas perbankan.
Bank Indonesia (BI) dan People's Bank of China (PBoC) terus memperkuat komitmen penggunaan mata uang lokal (Local Currency Transaction/LCT)
Bank Indonesia (BI) memprediksi kinerja penjualan eceran akan terus tumbuh pada Agustus 2025, tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) yang mencapai 222,3. Pertumbuhan ini didorong oleh suku cadang, bahan bakar, dan barang rekreasi.
Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, Presiden Prabowo Subianto menyetujui rencananya menarik dana mengendap di Bank Indonesia (BI) sebesar Rp200 triliun.
Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Agustus 2025 tercatat sebesar USD150,7 miliar, turun dibandingkan posisi pada akhir Juli 2025 sebesar USD152,0 miliar.