Kumpulan Berita
Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, Presiden Prabowo Subianto menyetujui rencananya menarik dana mengendap di Bank Indonesia (BI) sebesar Rp200 triliun.
Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Agustus 2025 tercatat sebesar USD150,7 miliar, turun dibandingkan posisi pada akhir Juli 2025 sebesar USD152,0 miliar.
BI-Kemenkeu kembali memperkuat koordinasi kebijakan dengan menerapkan skema pembagian beban (burden sharing)
Gubernur BI mengklaim berhasil menstabilkan rupiah di Rp16.400 setelah sempat menyentuh Rp16.560. BI menargetkan rupiah terus menguat dan telah menambah likuiditas. Koordinasi dengan Kemenkeu, OJK, dan LPS terus dilakukan untuk menjaga stabilitas sistem keuangan.
Bank Indonesia (BI) melakukan intervensi untuk menstabilkan nilai tukar Rupiah yang melemah mendekati Rp16.500 per dolar AS. Intervensi dilakukan melalui pasar offshore dan domestik, serta menjaga likuiditas Rupiah. Sentimen negatif dari dalam dan luar negeri menjadi penyebab tekanan Rupiah.
IHSG diprediksi melemah di awal September 2025 akibat demo mahasiswa dan pekerja. Sentimen global juga mempengaruhi. Analis rekomendasikan saham ANTM, HRTA, SIDO. Investor perlu cermati level support 7.700-7.800.
Bank Indonesia mencatat aliran modal asing keluar bersih sebesar Rp250 miliar pada 25-28 Agustus 2025. Terdapat dinamika di pasar SRBI, saham, dan SBN. Rupiah stabil di Rp16.340 per dolar AS.
Rakornas Pengendalian Inflasi dan Percepatan Digitalisasi Daerah (P2DD) 2025 yang seharusnya digelar hari ini, Jumat (29/8/2025), resmi ditunda karena kondisi yang kurang kondusif. Belum ada jadwal pengganti yang diumumkan.