Kumpulan Berita
Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul melakukan koordinasi dengan pihak perbankan untuk mencari solusi percepatan penyaluran bantuan sosial
Pemerintah terus menyalurkan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 3 tahun 2025.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengumumkan realisasi program Bantuan Sosial (Bansos) Asistensi Rehabilitasi Sosial Anak Yatim Piatu (ATENSI YAPI) yang telah mencapai Rp354,09 miliar hingga 30 Juni 2025.
Sejumlah program bantuan sosial (bansos) masih disalurkan hingga bulan ini, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tahap ketiga tahun 2025. Penyaluran bantuan tahap ini dilakukan pada Juli, Agustus, dan September 2025.
Anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanul Haq meminta pemerintah memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) tepat sasaran. Pernyataan ini menyusul temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang mengungkap adanya karyawan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menerima bansos.
Bantuan yang diterima sebesar Rp200.000 per bulan dan dicairkan sekaligus untuk tiga bulan, sehingga totalnya mencapai Rp600.000.
Ini perbedaan kartu PKH dan KKS di program bansos Pemerintah. Kemensos masih terus menyalurkan bansos termasuk PKH.
Dua cara cek penerima bansos PKH dan BPNT di Agustus 2025. Bansos ini masuk pencairan tahap 3 tahun 2025.