Kumpulan Berita
Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa pemerintah sedang mengkaji usulan DPR RI untuk menaikkan status Perum Bulog
Presiden Prabowo Subianto mencopot Arief Prasetyo Adi dari jabatan Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan menunjuk Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman sebagai penggantinya. Keputusan ini tertuang dalam Keppres Nomor 116/P Tahun 2025.
Harga pangan nasional pada 10 Oktober 2025 menunjukkan tren penurunan untuk sebagian besar komoditas seperti beras, jagung, cabai, dan daging ayam. Namun, beberapa jenis ikan mengalami kenaikan harga.
Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) meluncurkan Platform Stop Boros Pangan dalam upaya pengurangan susut dan sisa pangan (SSP).
Bansos beras 10 kg dan minyak goreng 2 liter cair Oktober 2025 untuk 18,27 juta KPM. Bapanas jamin mutu dan diawasi ketat oleh DPR, BPKP, dan BPK. Stok beras 3,91 juta ton, minyak 7.000 kiloliter.
Harga beras, minyak goreng, bawang putih, daging ayam, dan telur ayam terpantau naik. Sementara beberapa komoditas lain seperti beras medium, jagung, bawang merah, dan cabai justru mengalami penurunan harga.
Bansos beras 10 kg akan cair lagi pada Oktober dan November 2025, menyasar 18 juta KPM. Pemda diminta membantu pengecekan data penerima. Program ini diharapkan menekan inflasi beras. Anggaran Rp7 triliun disiapkan.
Bapanas akan evaluasi harga beras khusus di ritel modern yang dinilai terlalu tinggi. Ritel diminta kembali memasok beras premium dan SPHP sesuai HET. Target penyaluran beras SPHP 800 ribu ton hingga akhir 2025.