Kumpulan Berita
Bapanas resmi menaikkan HET beras medium menjadi Rp13.500/kg. Kebijakan ini bertujuan atasi masalah harga di penggilingan dan perkecil disparitas harga dengan beras premium. Berlaku di sebagian besar wilayah Indonesia.
Bapanas menaikkan HET beras medium menjadi Rp13.500 per kg untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga. Kenaikan ini juga bertujuan agar industri penggilingan tidak terbebani dan disparitas harga lebih merata. DPR meminta perhitungan ulang HET dengan mempertimbangkan HPP petani.
Bapanas memastikan stok beras nasional aman meski harga naik akibat kenaikan harga Gabah Kering Panen (GKP). Pemerintah melakukan intervensi melalui program SPHP dan bantuan pangan untuk stabilisasi harga.
Pemerintah melalui Danantara menganggarkan Rp1,5 triliun untuk serap gula petani dalam negeri. Langkah ini diambil untuk antisipasi masalah penyerapan dan menjaga harga di atas HAP. Pemerintah, pedagang, dan petani harus bekerja sama.
Harga pangan nasional di awal pekan ini menunjukkan tren penurunan. Beras, bawang, aneka cabai, hingga beberapa komoditas lainnya mengalami penurunan harga, memberikan kabar baik bagi konsumen.
Kepala Bapanas meminta penggiling padi segera salurkan stok beras premium ke pasar setelah terjadi kelangkaan di ritel modern. Bapanas juga memastikan perlindungan bagi pelaku usaha yang patuh aturan dan menyoroti pentingnya mutu beras sesuai standar.
Arief Prasetyo Adi menyarankan peritel untuk tidak menarik beras oplosan dari pasaran tapi menjual dengan harga murah.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp16,02 triliun untuk anggaran 2026.