Kumpulan Berita
Lasarus menyampaikan keterbatasan anggaran menjadi kendala Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) melakukan evakuasi korban tenggelam.
Basarnas belum memiliki alat sonar untuk mencari titik lokasi kapal yang tenggelam.
Kepala Badan SAR Nasional (Kabasarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii membenarkan, pihaknya telah menerjunkan pasukan khusus untuk membantu dalam pencarian korban KMP Tunu Pratama Jaya di Gilimanuk.
Pencarian hari ketiga kapal tenggelam di Selat Bali mulai memunculkan hasil. Sebuah objek diduga bangkai KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Selat Bali ditemukan pada kedalaman 40 - 60 meter.
Sebanyak 22 penyelam disiapkan tim pencari gabungan untuk pencarian korban KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali. Para penyelam ini dikerahkan untuk menyisir bawah laut di sekitar titik dimana KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam.
Dugaan adanya warga negara Malaysia yang jadi korban tenggelamnya kapal di Selat Bali masih dicari tim penyelamat.
Sebanyak empat penumpang kapal feri KMP Tunu Pratama Jaya ditemukan tewas, usai tenggelam di Selat Bali. Keempat korban informasinya ditemukan di perairan Bali pada pukul 08.00 WITA.
Kapal feri di Selat Bali dilaporkan tenggelam saat menyeberang di perlintasan Pelabuhan Ketapang - Gilimanuk, pada Rabu 2 Juli 2025 malam, sekira pukul 23.35 WIB.