Kumpulan Berita

Batu Bara.


Hot Issue
13 April 2026

Stok Batu Bara untuk Pembangkit Listrik PLN 15,9 Hari, Gas 12 Hari

PT PLN (Persero) melaporkan cadangan batu bara per April 2026 untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) terhitung 15,9 Hari Operasi Pembangkit (HOP).

Hot Issue
11 April 2026

Produksi Dipangkas, Industri Tambang di Ambang PHK

Industri pertambangan sedang menghadapi dilema di dalam negeri, ada kebijakan yang sangat mempengaruhi bisnis naik karena situasi global serta pengurangan produksi.

Hot Issue
8 April 2026

Kembangkan Gasifikasi Biomassa, Karimun Jadi Pilot Project Dedieselisasi Nasional

PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) mendorong pengembangan gasifikasi biomassa sebagai solusi percepatan program dedieselisas.

Hot Issue
31 March 2026

Container Yard 2 Merapi Beroperasi, Perkuat Distribusi Energi hingga 3 Juta Ton per Tahun

Fasilitas Container Yard (CY) 2 Merapi yang dioperasikan KAI Logistik akan mendukung ketahanan serta optimalisasi distribusi energi nasional.

Hot Issue
30 March 2026

6 Fakta Bea Keluar Batu Bara dan Nikel Mulai 1 April 2026

Pemerintah akan menerapkan kebijakan baru terkait pungutan ekspor komoditas tambang.

Hot Issue
27 March 2026

Kejar Penerimaan Negara, Bahlil Hitung Ulang Pemangkasan RKAB Nikel hingga Batu Bara

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memberi sinyal perubahan arah kebijakan sektor mineral dan batubara. Di tengah tekanan global, pemerintah tidak lagi menahan produksi secara ketat, melainkan membuka ruang peningkatan volume melalui skema relaksasi terukur, sekaligus menyiapkan instrumen fiskal baru berupa bea keluar untuk mendongkrak penerimaan negara.

Hot Issue
27 March 2026

Purbaya Serahkan Kebijakan RKAB Batu Bara dan Bea Keluar ke Bahlil

Purbaya juga enggan merinci lebih lanjut aspek teknis maupun perubahan pejabat di sektor tersebut

Hot Issue
26 March 2026

Bahlil Buka Peluang Relaksasi Produksi Batu Bara dan Nikel, Asal Harga Tetap Menguat

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membuka peluang relaksasi produksi batu bara dan nikel.