Share

Kumpulan Berita

Batu Bara.


Hot Issue
18 Mei 2022
Terus Naik, Harga Batu Tembus di Atas USD400/Ton

Harga komoditas batu bara menembus USD400 per ton pada perdagangan siang ini.

Hot Issue
17 Mei 2022
Pasokan Menipis, Harga Batu Bara Naik

Harga batu bara naik pada perdagangan hari ini karena pasokan menipis.

Market Update
17 Mei 2022
IATA Tetap Akan Jalankan Private Placement Sesuai Peraturan OJK

PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) telah melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek Terlebih Dahulu (Non HMETD) pada bulan Juli 2020. Sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pelaksanaan Non HMETD berikutnya dapat dilakukan paling cepat 2 tahun setelahnya, atau setelah bulan Juli 2022.

 

 

Hot Issue
16 Mei 2022
Produksi China dan India Naik, Harga Batu Bara Turun

Harga komoditas batu bara mengalami penurunan di penutupan perdagangan Jumat (13/5/2022).

Hot Issue
15 Mei 2022
Harga Batu Bara Acuan Turun Jadi USD275,6/Ton di Mei 2022

Pemerintah menetapkan Harga Batubara Acuan (HBA) bulan Mei 2022 menjadi USD275,64 per ton. Angka ini menurun USD12,76 per ton dari bulan sebelumnya.

Hot Issue
14 Mei 2022
Pasokan Melimpah, Harga Batu Bara Acuan Turun USD12,76/Ton

Harga batu bara acuan atau HBA pada Mei 2022 mengalami penurunan. Harga batu bara tercatat USD275,64 per ton atau turun USD12,76 per ton.

Hot Issue
12 Mei 2022
Kembali Mahal, Harga Batu Bara Hari Ini Naik 2,41%

Harga batu bara mengalami kenaikan setelah sempat turun di awal pekan. Pada perdagangan Rabu (11/5/2022), harga batu bara ICE Newcastle untuk kontrak Juni 2022 ditutup di level USD357,15 per ton.

Market Update
9 Mei 2022
Cadangan Terbukti, Batu Bara IATA Meningkat 20,58 Juta MT

Laporan Komite Cadangan Mineral Indonesia (KCMI) atas salah satu Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang baru saja diakuisisi oleh PT MNC Energy Investments Tbk (IATA), PT Arthaco Prima Energy (APE) menemukan cadangan 20,58 juta MT dengan GAR 3.250 kg/kcal pada pengeboran Tahap 1 di lahan seluas 380 Ha, dari total area cadangan saat ini 2.059 Ha. Sumber daya batubara Tahap 1 mencapai 138,85 juta MT.