Kumpulan Berita
Konsumsi bahan bakar jenis gasolin seperti Pertalite, Pertamax, dan sejenisnya selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 tercatat hanya tumbuh 0,9 persen dibandingkan kondisi normal. Angka ini dinilai relatif rendah dan mencerminkan adanya pergeseran pola mobilitas masyarakat, yang kini semakin banyak menggunakan transportasi umum serta kendaraan listrik dan hybrid.
Harga BBM di seluruh Indonesia turun sejak 1 Januari 2026. Penurunan harga BBM ini berlaku di SPBU Pertamina, Shell, Vivo dan BP.
Pemerintah harus sadar bahwa biaya kerusakan lingkungan dan dampak kesehatan akibat emisi transportasi jauh lebih mahal dibandingkan insentif kendaraan listrik saat ini.
Indonesia akan mencapai swasembada bahan bakar minyak (BBM) jenis solar pada tahun 2026.
Pertamina memutuskan harga Pertamax turun dari Rp12.750 menjadi Rp12.350 per liter.
Harga Pertamax turun dari Rp12.750 menjadi Rp12.350 per liter pada awal tahun baru ini.
BP Indonesia memutuskan harga BBM BP 92 turun dari Rp13.000 menjadi Rp12.500 per liter.
Shell memutuskan untuk menurunkan harga BBM Shell Super dari Rp13.000 menjadi Rp12.700 per liter.