Kumpulan Berita

BBTN


Market Update
Senin 09 Februari 2026 18:16 WIB

BTN Cetak Laba Bersih Rp3,5 Triliun Sepanjang 2025

BTN membukukan laba bersih konsolidasian sebesar Rp3,5 triliun sepanjang tahun 2025. Angka ini melonjak 16,4 persen secara tahunan.

Market Update
7 January 2026

RUPSLB, BTN Tambah Komisaris Baru

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) yang digelar pada Rabu (7/1) memutuskan menambah satu orang untuk mengisi jajaran komisaris perseroan. Pemegang saham menyetujui mengangkat Didyk Choiroel menjadi komisaris BTN.

Market Update
17 December 2025

BTN Bukukan Laba Bersih Rp2,91 Triliun, Naik 21,1%

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) membukukan laba bersih sebesar Rp2,91 triliun hingga akhir November 2025 yang ditopang oleh pertumbuhan penyaluran kredit dan strategi pendanaan yang lebih efisien.

Market Update
8 October 2025

IHSG Ditutup Melemah ke 8.166 Usai Pelantikan Pejabat Negara

IHSG ditutup terkoreksi tipis 0,04% ke 8.166,03 setelah sempat mencetak rekor. Aksi jual investor terhadap saham big cap menjadi penyebab. Sektor keuangan, infrastruktur, dan kesehatan menjadi pemberat indeks.

Hot Issue
16 September 2025

IHSG Sesi I Turun ke 7.915

IHSG ditutup melemah di sesi pertama perdagangan, tertekan aksi jual investor. Sektor keuangan dan infrastruktur menjadi pemberat utama, sementara saham UNVR, JPFA, dan MEDC menjadi top gainers. Analisis lengkap dan dampaknya bagi investor.

Market Update
12 September 2025

IHSG Dibuka Menguat ke Level 7.819

IHSG dibuka menguat ke level 7.819 pada 12 September 2025, dengan sektor keuangan menjadi penopang utama. Transaksi mencapai Rp802,7 miliar. Saham BBTN, BRIS, dan SCMA jadi top gainers.

Market Update
26 March 2025
Hot Issue
8 July 2024

Spin Off Unit Usaha Syariah, BTN Anggarkan Rp6 Triliun

BTN memastikan pemisahan (spin off) Unit Usaha Syariah (UUS) atau BTN Syariah realisasi di semester I-2025.

Hot Issue
25 April 2024

BTN Akan Turunkan Pertumbuhan Kredit Jadi 10% Usai BI Rate Naik

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) berusaha menurunkan pertumbuhan kredit yang saat ini 14,8% ke arah 10%