Kumpulan Berita
Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah menjalin komunikasi dengan penyedia indeks global, S&P Dow Jones Indices (S&P DJI), untuk membahas potensi penurunan status pasar saham Indonesia dari emerging market ke frontier market.
Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, Irvan Susandy mengatakan, potensi out flow asing berdasarkan informasi yang diterima dari beberapa pihak sekitar Rp3,5 triliun pasca rilis pengumuman S&P Dow Jones Index (DJI).
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan berupaya menemui pihak S&P Dow Jones Indices (S&P DJI) pasca rilis laporan yang menyebut potensi pasar modal Indonesia turun kelas dari emerging market ke frontier market, dalam Country Classification-2026/2027 Watchlist.
Emiten dengan kode saham JECX menjadi emiten ketiga yang mencatatkan saham di pasar modal pada tahun ini.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan penyusunan draf Peraturan OJK (POJK) dapat rampung dalam kurun waktu tiga bulan ke depan. Aturan baru tersebut, OJK akan membatasi porsi kepemilikan mayoritas pemilik baru demi mencegah terjadinya dominasi tunggal, mengingat peran vital bursa sebagai penyedia infrastruktur pasar yang wajib mengedepankan pelayanan publik daripada motif bisnis semata.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bergerak cepat meredam kepanikan pasar terkait rumor penurunan status pasar modal Indonesia dari kelompok pasar berkembang (emerging market) menjadi pasar perintisan (frontier market). Isu miring tersebut sempat mencuat pasca-rilis dokumen MSCI 2026 Market Classification Review oleh penyedia indeks global, Morgan Stanley and Capital International (MSCI), pada Rabu (24/6/2026).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup terkoreksi pada penutupan perdagangan siang ini, Selasa (30/6/2026). Berdasarkan pantauan, IHSG masih betah di zona merah dengan pelemahan sebesar 2,42 persen ke level 5.679.
Pasar modal Indonesia memitigasi ancaman kejahatan siber yang terus berkembang di tengah proyeksi kerugian global akibat serangan siber