Kumpulan Berita
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai pasar modal domestik masih menunjukkan daya tahan yang kuat meski dalam beberapa waktu terakhir bergerak sangat dinamis dengan volatilitas yang tinggi akibat tekanan geopolitik dan ketidakpastian global.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup koreksi 2,19 persen atau 157,66 poin ke level 7.026 pada penutupan perdagangan, Kamis (2/4/2026). Pelemahan ini terjadi seiring aksi jual yang diakumulasikan investor sepanjang perdagangan.
PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) berencana melakukan penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perseroan akan melepas sebanyak 1,8 miliar saham atau setara 20,75?ri total modal ditempatkan dan disetor penuh, dengan kisaran harga Rp150 hingga Rp170 per saham.
Kebijakan ini bertujuan mendorong transparansi dan likuiditas pasar yang lebih sehat.
IHSG menutup perdagangan akhir pekan di zona merah setelah melemah 0,94 persen ke level 7.097 pada Jumat (27/3/2026). Pergerakan indeks masih dibayangi tekanan jual yang cukup dominan di pasar saham domestik.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat melemah 0,14 persen ke level 7.097.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 138,03 poin atau 1,89 persen ke level 7.164 pada Kamis (26/3/2026).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 195,28 poin atau 2,75 persen ke level 7.302 pada hari ini Rabu (25/3/2026).