Kumpulan Berita
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah merampungkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025 yang diselenggarakan di Gedung Bursa Efek Indonesia, Senin (29/6/2026).
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membukukan pertumbuhan kinerja keuangan yang signifikan sepanjang 2025, seiring meningkatnya aktivitas perdagangan di pasar modal. Perseroan mencatat laba bersih sebesar Rp1,073 triliun atau melonjak 59,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp673 miliar.
Morgan Stanley Capital International (MSCI) memberikan setidaknya dua catatan untuk pasar modal Indonesia menyangkut transparansi dalam Global Market Accessibility Review 2026.
Penyedia indeks global terkemuka, MSCI Inc., menetapkan status pasar modal Indonesia tetap berada dalam kelompok pasar negara berkembang (emerging market).
PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) membukukan pendapatan usaha Rp347 miliar pada kuartal I 2026. Jumlah ini mengalami koreksi sekitar 2,3 persen dibandingkan kuartal I 2025 sebesar Rp355 miliar.
PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) secara resmi memaparkan rencana strategis perusahaan untuk memenuhi regulasi otoritas pasar modal terkait batas minimum kepemilikan saham publik atau free float.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi menyatakan kondisi pasar modal saat ini dalam fase tekanan, yang bersumber dari sentimen global dan domestik.
PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE) meraup pendapatan usaha sebesar Rp 676,19 miliar pada kinerja kuartal I-2026, meningkat 18,1% dibandingkan periode sama tahun lalu. Sementara itu, laba usaha tercatat sebesar Rp87,98 miliar dan laba periode berjalan sebesar Rp61,95 miliar.