Kumpulan Berita
Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir mengatakan banyaknya saham yang berada di zona merah pada perdagangan di hari pertama pasca pengumuman agenda transformasi Bursa Efek Indonesia merupakan bagian dari koreksi alam.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Desember 2025 melalui pintu masuk utama sebanyak 1.122.993 kunjungan. Sementara wisman yang masuk pada pintu masuk perbatasan sebanyak 182.867 kunjungan.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi berharap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bisa kembali pulih pada hari ini, usai sebelumnya anjlok pada pekan lalu.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan rencana pertemuan krusial antara otoritas pasar modal Indonesia dengan lembaga indeks global, Morgan Stanley Capital International (MSCI). Pertemuan ini dijadwalkan berlangsung pada Senin (2/2/2026). Hal ini guna merespons laporan terkait regulasi dan transparansi pasar saham Indonesia yang tengah menjadi sorotan dunia
CEO Danantara Indonesia yang juga Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani menyatakan pasar saham domestik akan dibuka menguat pada perdagangan Senin (2/2/2026).
CEO Danantara Indonesia yang juga Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani menyatakan pasar modal Indonesia mencatat pertumbuhan yang sangat pesat dan kini menjadi yang terbesar di kawasan ASEAN.
Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama sekaligus Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik memaparkan langkah-langkah konkret bursa dalam melakukan pendalaman pasar (market deepening) guna menarik minat investor global. Fokus utama BEI saat ini adalah meningkatkan transparansi data kepemilikan saham agar setara dengan standar bursa-bursa maju di dunia.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengonfirmasi penunjukan Jeffrey Hendrik sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Keputusan ini diambil untuk mengisi kekosongan kepemimpinan pasca-pengunduran diri Iman Rachman, guna menjaga stabilitas operasional bursa di tengah dinamika pasar yang tinggi.