Kumpulan Berita
Di tengah tren pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) kedatangan sejumlah tokoh penting nasional pada Selasa pagi (19/5/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.
Saat ini pasar modal Indonesia masih dihadapkan pada berbagai ketidakpastian, baik dari faktor eksternal atau global maupun internal atau dalam negeri.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat bergerak ke level terendahnya 6.398 secara intraday, pada perdagangan hari ini Senin (18/5/2026).
Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan investor global masih wait and see masuk ke pasar saham Indonesia ditengah agenda transformasi integritas pasar modal.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah sebesar 3,76 persen ke level 6.470 pada siang hari ini, Senin (18/5/2026).
Morgan Stanley Capital International (MSCI) telah mengumumkan daftar saham-saham Indonesia yang ditendang dari tinjauan indeks Mei 2026 sebagai konstituen indeks.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 135,58 poin atau 1,98 persen ke level 6.723 pada perdagangan hari ini, Rabu (13/5/2026).
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Friderica Widyasari Dewi menyatakan perubahan komposisi indeks MSCI Inc. dalam review Mei 2026 bukan hanya terjadi di Indonesia, melainkan juga dialami berbagai negara di kawasan Asia Pasifik.