Kumpulan Berita

Bei


Market Update
4 March 2026

Dirut BEI Yakin RI Masuk 10 Bursa Besar Dunia Lewat Demutualisasi

Rencana percepatan proses demutualisasi saat ini tengah digulirkan oleh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai wujud komitmen mereka dalam memantapkan sistem tata kelola sekaligus mendongkrak daya saing di kancah internasional.

Market Update
3 March 2026

OJK Ajukan Proposal Reformasi Pasar Modal ke MSCI, Ditarget Berlaku Maret 2026

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mempercepat reformasi struktural pasar modal sebagai tindak lanjut komunikasi intensif dengan penyedia indeks global MSCI.

Market Update
3 March 2026

BEI dan KSEI Resmi Buka Data Pemegang Saham di Atas 1%

BEI bersama KSEI secara resmi menerbitkan informasi mengenai kepemilikan saham perusahaan tercatat di atas 1%.

Market Update
3 March 2026

OJK Bidik 75 Persen Emiten Penuhi Free Float 15 Persen 

OJK membidik sekitar 75 persen di antaranya sudah memenuhi ketentuan minimal free float 15 persen pada akhir tahun pertama.

Hot Issue
2 March 2026

IHSG Sesi I Ditutup ke Level 8.103

Setelah dibuka menguat, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,60 persen ke 8.103 pada sesi I perdagangan Senin (2/3/2026).

Market Update
2 March 2026

BEI Jatuhkan 3.040 Sanksi kepada 453 Emiten, Ini Pelanggaran yang Paling Banyak

Mayoritas pelanggaran yang dikenakan sanksi berkaitan dengan keterlambatan atau ketidakpatuhan dalam penyampaian laporan keuangan emiten.

Market Update
2 March 2026

IHSG Hari Ini Melemah ke 8.080 akibat Lonjakan Geopolitik Global

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah seiring ketegangan yang terjadi di Timur Tengah antara Amerika Serikat dan Iran pada perdagangan Senin (2/3/2026). Berdasarkan data perdagangan pukul 09.03 WIB, indeks berada di level 8.080 atau turun 155,10 poin (1,88 persen) dibanding penutupan sebelumnya.

Market Update
2 March 2026

Respons Pemerintah soal Peringatan Lembaga Rating Global: Stabilitas Jangka Pendek, Tantangan Kredibilitas Jangka Panjang

Respons Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto terhadap peringatan lembaga pemeringkat global menunjukkan upaya stabilisasi cepat, namun masih menyisakan pertanyaan mengenai kredibilitas reformasi struktural jangka panjang.