Kumpulan Berita
Morgan Stanley Capital International (MSCI) memberikan setidaknya dua catatan untuk pasar modal Indonesia menyangkut transparansi dalam Global Market Accessibility Review 2026.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan 184 emiten saham mengalami tekanan pada perdagangan pekan ini 15-19 Juni 2026. Saham PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) menjadi saham dengan pelemahan terdalam atau top loser setelah terkoreksi 19,18 persen, dari 20.200 menjadi 16.325.
BEI memastikan memperketat dan memperkuat sistem pengawasan pasar terhadap segala bentuk praktik manipulasi transaksi dan perdagangan terstruktur (orchestrated trading) atau praktik 'goreng saham'
BEI bakal meminta klarifikasi Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait penurunan penilaian pada aspek Information Flow menjadi negatif.
BEI buka suara soal hasil review indeks global MSCI yang menetapkan status pasar modal Indonesia tetap berada dalam kelompok emerging market.
Morgan Stanley Capital International (MSCI) merilis Global Market Accessibility Review 2026. Indonesia mendapat catatan dari MSCI terhadap aspek information flow atau arus informasi pasar, dengan masih bertahan di klasifikasi Emerging Market.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi perdagangan akhir pekan hari ini, Jumat (19/6/2026), diproyeksikan bakal dibayangi oleh sentimen positif. Hal ini menyusul keputusan lembaga pemeringkat indeks global, Morgan Stanley Capital International (MSCI), yang resmi mempertahankan posisi Indonesia dalam kelompok pasar berkembang atau Emerging Market.
Penyedia indeks global terkemuka, MSCI Inc., menetapkan status pasar modal Indonesia tetap berada dalam kelompok pasar negara berkembang (emerging market).