Kumpulan Berita
Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Rustian, menyerahkan kunci rumah hunian tetap (huntap) mandiri kepada warga terdampak bencana hidrometeorologi Siklon Senyar di Sumatera Barat (Sumbar) pada Jumat 10 Juli 2026. Penyerahan kunci ini sebagai tanda telah selesainya pembangunan unit hunian tetap sekaligus menjadi dorongan kepada warga untuk segera pindah dan menempati rumah baru tersebut.
Gunung Merapi kembali menunjukkan aktivitas vulkanik berupa guguran awan panas pada Rabu (8/7/2026). Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) melaporkan, guguran awan panas terjadi sekira pukul 11.46 WIB.
BMKG mengoperasikan radar laut canggih berupa teknologi pemantauan mutakhir High Frequency (HF) Radar Array. Pengoperasian radar ini menandai langkah strategis BMKG dalam memperkuat sistem observasi laut nasional, mempercepat peringatan dini tsunami, serta melindungi keselamatan nelayan dan aktivitas pelayaran di wilayah pesisir barat Sumatera.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah daerah di Indonesia mulai terdampak bencana hidrometeorologi kering seiring memasuki musim kemarau. Berdasarkan laporan perkembangan situasi dan penanganan bencana periode Jumat (19/6) hingga Sabtu (20/6) pukul 07.00 WIB, kekeringan menjadi fokus penanganan instansi terkait di beberapa wilayah.
Ketua Posko Wilayah PRR Aceh, Safrizal ZA menekankan perlunya pendekatan baru dalam penanganan bencana.
Peristiwa ini dipicu oleh hujan deras yang kemudian menyebabkan debit air sungai meluap dan menggenangi permukiman warga.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menyatakan, hal tersebut berdampak kepada 11 kepala keluarga dengan 35 jiwa.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum laporan kejadian bencana pada periode dua hari terakhir, Rabu hingga Kamis, 27-28 Mei 2026. Sejumlah peristiwa bencana dari dampak cuaca ekstrem yang ditandai dengan intensitas curah hujan rendah, hingga tinggi dan dapat disertai petir serta angin kencang akibat fenomena peralihan musim kemarau terjadi di sebagian wilayah Jawa Barat dan Kalimantan Selatan.