Kumpulan Berita
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan perkembangan situasi, dan penanganan bencana di sejumlah wilayah Indonesia dalam periode Kamis (14/5/2026) pukul 07.00 WIB hingga Jumat (15/5/2026) pukul 07.00 WIB. Dua kejadian terbaru yang dilaporkan yakni angin kencang dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kini diposisikan sebagai entitas tunggal yang kuat di daerah sebagai badan pelaksana.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 814 kejadian bencana melanda sejumlah wilayah di Indonesia periode 1 Januari-24 April 2026. Dalam laporannya, bencana hidrometeorologi basah, khususnya banjir dan cuaca ekstrem, masih mendominasi.
Banjir kembali melanda permukiman warga di Kebon Pala, Jakarta Timur pada Senin (20/4/2026). Ketinggian banjir sempat mencapai 175 cm.
Sementara, layanan publik sudah beroperasi normal, dan aparatur negara telah kembali ke pos masing-masing untuk memastikan kebutuhan administratif masyarakat terpenuhi tanpa kendala.
Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jumat (13/3/2026), dengan agenda utama membahas persiapan menghadapi Idulfitri 1446 Hijriah.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan fenomena pergerakan tanah di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat 27 Februari 2026.
Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rekonstruksi dan Rehabilitasi (PRR) Pascabencana Wilayah Sumatera, Tito Karnavian melaporkan bahwa jumlah pengungsi di tiga provinsi terus mengalami penurunan signifikan. Berdasarkan data terakhir, jumlah pengungsi kini tersisa 11.250 orang.