Kumpulan Berita
Safrizal ZA meminta seluruh Tenaga Ahli Satgas PRR di berbagai daerah untuk senantiasa membangun komunikasi aktif dan sinergis dengan pemerintah daerah setempat.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah daerah di Indonesia mulai terdampak bencana hidrometeorologi kering seiring memasuki musim kemarau. Berdasarkan laporan perkembangan situasi dan penanganan bencana periode Jumat (19/6) hingga Sabtu (20/6) pukul 07.00 WIB, kekeringan menjadi fokus penanganan instansi terkait di beberapa wilayah.
Ketua Posko Wilayah PRR Aceh, Safrizal ZA menekankan perlunya pendekatan baru dalam penanganan bencana.
Gunung Merapi di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah terpantau meluncurkan awan panas guguran (APG) pada Senin (1/6/2026) siang. Namun, jarak luncur awan panas tersebut tidak dapat diamati karena puncak gunung tertutup kabut.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menyatakan, hal tersebut berdampak kepada 11 kepala keluarga dengan 35 jiwa.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum laporan kejadian bencana pada periode dua hari terakhir, Rabu hingga Kamis, 27-28 Mei 2026. Sejumlah peristiwa bencana dari dampak cuaca ekstrem yang ditandai dengan intensitas curah hujan rendah, hingga tinggi dan dapat disertai petir serta angin kencang akibat fenomena peralihan musim kemarau terjadi di sebagian wilayah Jawa Barat dan Kalimantan Selatan.
Lebih lanjut Safrizal menjelaskan bahwa saat ini pemerintah sedang bekerja keras memulihkan kondisi Aceh pascabencana.
Menurutnya, terdapat 979 segmen batas daerah, dimana 806 segmen batas daerah sudah ditetapkan dalam bentuk Permendagri.