Kumpulan Berita
Pengiriman bantuan logistik untuk masyarakat yang terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatera dilakukan secepat mungkin.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengatakan, TNI melakukan operasi pascabencana berskala besar untuk mempercepat pemulihan bencana di Sumatera.
Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus memperkuat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana, salah satunya melalui pembangunan sumur bor untuk mengoptimalkan penyediaan air bersih bagi para penyintas di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh.
Ia menyarankan, posisi kepala BPBD tidak dirangkap oleh sosok yang sudah mempunyai jabatan seperti Sekda.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno mengatakan pemerintah terus mengirimkan tenaga kesehatan, mulai dari dokter hingga calon dokter, ke wilayah yang masih terisolir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengungkapkan, bahwa lebih dari 37 ribu prajurit TNI telah diterjunkan untuk membantu proses pemulihan dan rekonstruksi pascabencana banjir di wilayah Sumatera. Selain itu, TNI juga menambah kekuatan dengan mengerahkan 15 batalyon tambahan.
Pemerintah terus melakukan pemulihan di lokasi terdampak bencana. Salah satu yang menjadi fokus utama adalah pemulihan fasilitas listrik. Untuk itu, pemerintah melalui Kementerian ESDM mengirimkan bantuan berupa 1.000 unit genset untuk masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang di Sumatra Utara (Sumut), Aceh, dan Sumatra Barat (Sumbar).
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid menyebut, pemulihan jaringan telekomunikasi di wilayah terdampak banjir di Sumatera telah hampir rampung. Hingga saat ini, progres pemulihan jaringan dilaporkan telah melampaui 95%.