Kumpulan Berita
Pemerintah membuka peluang ekspor beras setelah berhasil mencapai swasembada pada 2025. Kenaikan produksi sebesar 13% dibandingkan tahun sebelumnya menjadi dasar kebijakan tersebut.
Pemerintah melalui Perum BULOG mulai memproses pengiriman 2.280 ton beras premium ke Arab Saudi. Langkah awal ditandai dengan pelepasan kontainer ekspor dari Gudang Bulog di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (4/3/2026) kemarin.
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan harga beras dan Minyakita stabil selama Ramadhan dan Lebaran. Kepastian ini disampaikan usai dilakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Minggu dan Pasar Jatinegara pada Jum'at (20/2/2026).
Bulog menawarkan produk Beras Haji Nusantara kepada importir Arab Saudi
Realisasi serapan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Indonesia tercatat telah mencapai sekitar 112 ribu ton pada awal tahun 2026. Angka ini meningkat lebih dari 700 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya berada di kisaran 14 ribu ton.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengungkapkan kondisi harga dan stok beras nasional pada awal 2026. Kondisi beras aman dan terkendali tanpa perlu melakukan impor.
Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras tahun 2025 hingga 31 Januari 2026.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) buka suara soal Harga beras di Indonesia bagian Timur terpantau masih relatif tinggi pada Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Bapanas mengatakan bahwa ini tidak lepas dari tantangan geografis di wilayah tersebut.