Kumpulan Berita
Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan rerata harga beras masih berada dalam kondisi yang wajar. Diungkap Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa berdasarkan pantauan di sejumlah pasar, beras masih dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).
Menteri Pertanian (Mentan) sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman berhasil melakukan swasembada beras. Sebab, saat ini stok beras Indonesia sudah menembus hingga lebih dari 5 juta ton.
Bapanas memberikan fleksibilitas kebijakan dalam distribusi beras SPHP dengan memperbolehkan penggunaan kemasan produksi tahun 2023-2025
Cadangan beras pemerintah (CBP) telah mencapai 5 juta ton, angka yang disebut sebagai yang tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.
Pemerintah melalui Kementerian Pertanian mencatatkan pencapaian bersejarah dalam ketahanan pangan nasional. Stok beras yang dikelola oleh Perum Bulog diproyeksikan bakal menembus angka 5 juta ton pada pekan ini, sebuah rekor tertinggi yang pernah dicapai oleh Indonesia.
Perum Bulog memastikan ketersediaan beras nasional dalam kondisi aman meski potensi kemarau panjang akibat fenomena El Nino diperkirakan akan terjadi dalam beberapa bulan ke depan.
Pemerintah membuka peluang ekspor beras setelah berhasil mencapai swasembada pada 2025. Kenaikan produksi sebesar 13% dibandingkan tahun sebelumnya menjadi dasar kebijakan tersebut.
Pemerintah melalui Perum BULOG mulai memproses pengiriman 2.280 ton beras premium ke Arab Saudi. Langkah awal ditandai dengan pelepasan kontainer ekspor dari Gudang Bulog di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (4/3/2026) kemarin.