Kumpulan Berita
Pemerintah melalui Perum BULOG mulai memproses pengiriman 2.280 ton beras premium ke Arab Saudi. Langkah awal ditandai dengan pelepasan kontainer ekspor dari Gudang Bulog di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (4/3/2026) kemarin.
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan harga beras dan Minyakita stabil selama Ramadhan dan Lebaran. Kepastian ini disampaikan usai dilakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Minggu dan Pasar Jatinegara pada Jum'at (20/2/2026).
Sebanyak kurang lebih 215.000 jamaah haji asal Indonesia akan disuplai beras dari Perum Bulog selama menjalankan ibadah haji di Mekkah dan Madinah pada 2026.
Realisasi serapan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Indonesia tercatat telah mencapai sekitar 112 ribu ton pada awal tahun 2026. Angka ini meningkat lebih dari 700 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya berada di kisaran 14 ribu ton.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengungkapkan kondisi harga dan stok beras nasional pada awal 2026. Kondisi beras aman dan terkendali tanpa perlu melakukan impor.
Perum Bulog menargetkan penyerapan beras sebesar 4 juta ton untuk tahun 2026 ini. Angka tersebut dibandingkan realisasi tahun 2025 sebesar 3 juta ton.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) buka suara soal Harga beras di Indonesia bagian Timur terpantau masih relatif tinggi pada Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Bapanas mengatakan bahwa ini tidak lepas dari tantangan geografis di wilayah tersebut.
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menyatakan produksi beras nasional akan meningkat signifikan hingga 4,1 juta ton pada akhir 2025. Kenaikan ini menjadi capaian tertinggi sejak tahun 2019.