Kumpulan Berita
Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan menilai, temuan 212 merek beras yang tidak sesuai standar kualitas, karena lemahnya sistem distribusi pangan nasional dan tidak transparannya jalur pengawasan, menjadi faktor utama suburnya praktik curang ini.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan harga beras akan segera turun dalam waktu dekat.
Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, meminta kepolisian membongkar kasus temuan 212 merek beras yang diduga melakukan pengoplosan dengan menurunkan kualitas dan menaikkan harga di pasaran.
Sebanyak 212 merek beras di 10 provinsi diduga telah dioplos dan tidak memenuhi standar mutu yang ditetapkan pemerintah.
Satgas Pangan Polri memeriksa 22 orang terkait kasus dugaan beras oplosan. Selain itu, enam PT hingga delapan merek beras kemasan 5 kg juga sudah diperiksa.
Kasus dugaan beras oplosan yang menyeret nama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta, PT Food Station Tjipinang Jaya, memantik perhatian publik. Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno angkat bicara dan menegaskan, bahwa Pemprov DKI tidak akan mentolerir pelanggaran jika terbukti terjadi.
Permasalahan beras oplosan kembali menjadi isu publik. Menteri Pertanian Amran Sulaiman melalui Satgas Pangan menemukan 212 merek beras terbukti tidak memenuhi standar mutu.
Pedagang beras buka-bukaan soal kehebohan dugaan 212 merek beras premium dioplos.