Kumpulan Berita
Dokter Tan Shot Yen kritisi tata kelola program MBG yang amburadul. Kasus keracunan siswa jadi sorotan. Dapur kotor disinyalir jadi sumber masalah. Pengawasan dan SOP perlu diperketat.
Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola, Badan Gizi Nasional, Tigor Pangaribuan heran mengapa terjadi keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa akan mengevaluasi secara ketat anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Evaluasi ini dilakukan di tengah lonjakan tajam kasus keracunan makanan yang terjadi dalam program tersebut.
BGN mengklaim sebanyak 198 SPPG atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS)
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana menyampaikan permintaan maaf kepada eks Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud lantaran cucunya keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Yogyakarta.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana mengaku belum menerima laporan terkait dugaan intimidasi terhadap dua jurnalis saat hendak meliput kegiatan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gedong 2, Jakarta Timur.
BGN menegaskan penerima manfaat terdampak dan Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan dalam pelaksanaan MBG merupakan tanggung jawab pemerintah.
Makanan kemasan pabrik dilarang dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kebijakan ini mendukung UMKM lokal dan memastikan kualitas gizi. Produk lokal diutamakan, dengan prioritas pada UMKM bersertifikasi halal dan BPOM.