Kumpulan Berita
Keputusan menahan suku bunga di level 4,75 persen dinilai tepat di tengah lonjakan inflasi, derasnya arus modal asing keluar (capital outflow)
Bank Indonesia (BI) memutuskan menahan suku bunga acuan (BI-Rate) di level 4,75% usai Rapat Dewan Gubernur (RDG) Januari 2026
LPEM UI menilai bahwa kenaikan inflasi pangan akibat bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, serta pelemahan nilai tukar, akan menjadi pertimbangan bank sentral
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengungkapkan terdapat ruang untuk menurunkan suku bunga acuan BI Rate
Bank Indonesia (BI) diprediksi memangkas suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 25 basis points (bps) menjadi 4,50 persen.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 23,96 poin atau 0,29 persen ke posisi 8.214.12 pada perdagangan hari ini.
Bank Indonesia (BI) kembali memangkas suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 25 bps menjadi 4,75?lam RDG September 2025. Langkah ini diharapkan dapat memacu pertumbuhan ekonomi dan menjaga stabilitas rupiah, melanjutkan tren penurunan sejak awal tahun.
IHSG diproyeksikan bergerak di 7.850-8.020. Pasar menantikan data inflasi Inggris dan keputusan BI terkait suku bunga. Rekomendasi saham: ANTM, MEDC, AKRA, UNVR, TOBA. Pertumbuhan kredit Agustus juga jadi perhatian.