Kumpulan Berita
Bank Indonesia (BI) buka suara mengenai peluang penyesuaian suku bunga acuan BI-Rate usai Rupiah melemah ke Rp18.000.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengungkapkan alasan mempertahankan suku bunga acuan (BI-Rate) di level 5,75 persen pada September 2026.
Kebijakan tersebut dinilai dapat memberikan kepastian biaya modal bagi pelaku usaha sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi domestik
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini dibuka menguat 0,33 persen ke level 6.297 pada perdagangan Rabu (23/9/2026).
Bank Indonesia (BI) diproyeksi mempertahankan suku bunga acuan (BI-Rate) di level 5,75 persen pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) September 2026.
Suku bunga Deposit Facility juga tetap bertahan sebesar 4,75 persen dan suku bunga Lending Facility tetap di level 6,50 persen.
Perubahan suku bunga acuan Bank Indonesia selalu menjadi perhatian pelaku pasar karena dapat memengaruhi arah pergerakan berbagai instrumen investasi.
Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate di level 5,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG)